PERSENDIAN MANUSIA


                                 PERSENDIAN MANUSIA

Oleh: Purwowibowo

 Pendahuluan

Di dalam tubuh manusia ada unsur penting yang mendukung pergerakan tubuhnya, yakni sendi. Sendi adalah tempat dua tulang bertemu, sehingga fungsinya sebagai penghubung antar tulang manusia.

Di dalam penelitian anatomi dari bidang kedokteran, pada tahun 1996, ditemukan bahwa jumlah sendi manusia ada 340 ditambah dengan beberapa sendi yang menyatu. Kemudian, pada tahun 1998, penelitian anatomi kedokteran terus dilakukan dan menghasilkan temuan, bahwa jumlah sendi manusia berjumlah 360.

Para ilmuwan kedokteran terus melakukan penelitian dan mencari berbagai penelitian sebelumnya untuk mendukung apa yang telah dilakukan. Namun, belum ada penelitian ilmiah yang dilakukan para ilmuwan.

Di abad ke-7, telah ada informasi tentang jumlah persedian yang disampaikan kepada manusia, yakni berupa Hadist Rosullullah SAW, yang telah mengungkapkan tentang jumlah sendi yang ada di tubuh manusia, yakni 360.

Dengan hadist tersebut para ilmuwan kedokteran tercengang dan takjub, karena jauh sebelum ilmuwan melakukan penelitian, yakni tahun 1996 dan 1998, ternyata informasi tentang sendi telah ada di abad ke-7 atau 1400 tahun yang lalu. Kala itu, belum ada ilmu kedokteran dan ilmu kesehatan, apalagi meneliti tentang sendi.

Nabi Muhammad SAW, bersabda, "Sesungguhnya setiap manusia keturunan Adam diciptakan memiliki 360 persendian." Selain itu, dari Sayyidah Aisyah radhiyallahu 'anha, Rasulullah bersabda: "Setiap manusia keturunan Adam diciptakan di atas 360 persendian.” (HR. Muslim, 2377)

 SENDI MANUSIA

Sendi manusia merupakan bagian penting tubuh manusia dan merupakan suatu struktur khusus seperti ruangan yang berfungsi sebagai penghubung antar tulang, agar tulang dapat bergerak dengan leluasa. Hubungan dua tulang tersebut dikenal dengan artikulasi. Oleh karena itu, fungsi utama sendi adalah untuk memberikan fleksibilitas dan pergerakan pada tempatnya, juga sebagai poros anggota gerak tubuh manusia.

Tubah manusia mempunyai 360 sendi yang terdiri dari sendi:

1.     Sendi tulang belakang.

Sendi ini berjumlah 147, meliputi: 25 sendi antara tulang-tulang belakang, 72 sendi antara tulang belakang dan rusuk, 50 sendi antara tulang-tulang belakang melalui tonjolang-tonjolan kecil samping,

2.    Sendi tulang data berjulan 24 sendi, terdiri dari: 2 sendi antara tulang data dan rongga dada, 18 sendi antara tulang-tulang dada dan kepala, 2 sendi antara tulang-tulang selangka dan belikat, 2 sendi antara tulang-tulang belikat dan dada.

3.    Tulang tubuh bagian atas, berjumlah 86 persendian. Terdiri atas, 2 sendi tulang-tulang bahu, 6 sendi antara tulang-tulang siku, 8 sendi antara tulang-tulang pergelangan tangan, 70 sendi antara tulang-tulang tangan.

4.    Tulang tubuh bagian bawah sebanyak 90 sendi. Terdiri atas: 2 sendi paha, 6 sendi antara tulang-tulang dua lutut, 6 sendi antara tulang-tulang pergelangan kaki, 74 sendi antara tulang-tulang telapak kaki, dan 4 sendi antara tulang-tulang lutut.

5.    Tulang tubuh bagian dalam mencakup 11 persendian. Terdiri atas: 4 sendi antara tulang-tulang ekor, 6 sendi antara tulang-tulang pinggul, dan 1 sendi pada sambungan tulang alat vital.

6.    Dengan demikian secara keseluruhan sendi yang ada di tubuh manusia, 146 + 24 + 86 + 92 + 11 = 360 sendi.

 KESEHATAN TUBUH DAN SENDI

Kesehatan tubuh manusia sangat ditentukan oleh kondisi sendinya. Oleh karena itu banyak sekali masyarakat memelihara sendinya dengan berbagai cara, misalnya:

1.  Pijat

Pijat atau urut merupakan metode penyembuhan sendi atau urat yang dilakukan secara tradisional. Cara ini dilakukan dengan memberikan tekanan kepada bagian tubuh, baik secara terstruktur, tidak terstruktur, menetap, atau berpindah tempat. Caranya dengan memberikan tekanan, gerakan, atau getaran, baik dilakukan secara manual ataupun menggunakan alat mekanis. Pijat biasanya menggunakan tangan, jemari, sikut, lengan, kaki, atau alat pemijat. Fungsi pijat sebagai terapi kesehatan, terutama bermanfaat untuk mengurangi ketegangan tatkala terjadi nyeri otot, meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh, menstimulasi imunitas atau kekebalan tubuh, mengurangi hormone yang dapat menyebabkan stress, menjaga keseimbangan pada peredaran darah, meningkatkan kelenturan sendi-sendi, membantu memulihkan cedera, sarana reflesi untuk meredakan rasa cemas dan depresi, meredakan otot, melancarkan gerakan, mengurangi kelelahan mual, pembengkaan, dan rasa sakit. Orang Jawa khususnya dan Indonesia pada umumnya banyak sekali melakukan pijat untuk menjaga kondisi kesehatan tubuhnya. Bahkan, anak-anak yang masih bayi, banyak sekali dilakukan pemijatan untuk menjaga kesehatan mereka.

2.  Bodycracking.

Sekarang ini, berkembang cara menjaga persendian tubuh dengan melakukan body cracking. Cara ini banyak dilakukan orang di luar Indonesia. Di Amerika, kita mengenal ahli bodycracking, seorang dokter, yakni dr. Gabriel Benedetti. Pasiennya banyak sekali, dan diunggah dalam youtube. Banyak manfaat terhadap apa telah dilakukan terhadap pasiennya, terutama kesehatan fisiknya. Di Malaysia, kita mengenal, Kris Leong. Ahli bodycracking ini, pernah melakukan praktik di Indonesia secara illegal dan kemudian dideportasi dengan semua timnya. Namun, demikian banyak orang Indonesia yang datang ke Malaysia untuk mendapatkan terapi Kris Leong. Di Indonesia, ahlinya yakni Beems Aryo, yang melakukan praktik dengan judul: ‘kretek abal-abal’, yang mulai dikenal masyarakat Indonesia.  Para ahli bodycracking ini, juga banyak di berbagai negara, baik Asia, Eropa, dan Amerika.

3.  Menjaga Sendi Sesuai Hadist Nabi Muhammad SAW

Agar kita bisa hidup sehat dengan menjaga sendi serta dijauhkan dari api neraka, maka diharapkan, seseorang melakukan beberapa hal berikut ini. Barang siapa yang bertakbir, bertahmid, bertahlil, bertasbih, dan beristighfar kepada Allah, menyingkirkan batu, atau duri atau tulang dari jalan, memerintahkan kepada kebaikan dan mencegah dari kemungkaran sejumlah persendian itu maka ia telah berjalan menjauhi api neraka." (HR Muslim No 1675). Dengan cara mudah dan sederhana ini ternyata kita dapat menjaga kesehatan kita, terutama persendian yang berjumlah 360 tersebut. Mari kita lakukan agar kita hidup sehat dijauhkan dari api neraka, baik neraka di dunia maupun api di akhirat.

InsyaAlloh, aamiin.

 Jember, 11 Juli 2022

Purwowibowo

Post a Comment

0 Comments