PARADIGM ILMU KESEJAHTERAAN SOSIAL
Oleh: Dr. Purwowibowo, M.Si
1. Reflexive-Therapeutic Views Paradigm
Di dalam paradigma ini, intervensi yang dilakuan oleh Ilmu Kesejahteraan Sosial berusaha untuk menemukan kemungkinan cara terbaik bagi kesejahteraan sosial.
Langkah yang dilakukan dalam melakukan intervensi, baik terhadap individu, kelompok, komunitas, dan masyarakat. Upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan fasilitas dan berupaya meningkatkan kebutuhan yang diperlukan seluruh anggota masyarakat.
Di dalam proses ini, ditekankan pada proses interaksi dengan anggota masyarakat yang lain sehingga semua anggota masyarakat saling pengaruh mempengaruhi.
Dengan proses ini anggota masyarakat akan mendapatkan kekuatan dan sumberdaya yang diperlukan agar mampu mengatasi masalah yang dihadapinya.
2. Socialist-Collectivist Views Paradigm
Di dalam paradigma ini, intervensi yang dilakukan oleh Ilmu Kesejahteraan Sosial dengan berusaha untuk melakukan koordinasi dalam rangka kebersamaan dan saling membantu di dalam masyarakat.
Dengan model atau strategi ini, anggota masyarakat yang terhimpit masalah social dan tidak beruntung mendapatkan kekuatan dalam mengatasi masalah yang dialaminya.
Dengan langkah ini, Ilmu Kesejahteraan Sosial berusaha untuk memberdayakan anggota komunitas atau masyarakat sebagai bagian dari proses pembelajaran dan kebersamaan. strateginya dengan membentuk lembaga sosial, sehingga anggota masyarakat dapat menjadi bagian dari organisasi tersebut dan dapat berpartisipasi di dalamnya.
Dengan berpartisipasi dalam suatu lembaga tersebut secara otomatis mendapatkan kekuatan dan sumberdaya yang diperlukan untuk memecahkan masalah yang dihadapinya.
3. Individualist-Reformist Views Paradigm
Dalam paradigma ini, strategi intervensi yang dilakukan oleh Ilmu Kesejahteraan Sosial merupakan salah satu aspek dari pemberian layanan kesejahteraan bagi individu di dalam komunitas.
Dalam memberikan layanan Ilmu Kesejahteraan Sosial berusaha memenuhi kebutuhan individu dan meningkatkan layanan sosial yang merupakan bagian dari Kesejahteraan sosial.
Dengan langkah ini layanan yang diberikan oleh Ilmu Kesejahteraan Sosial akan lebih efektif dan efisien.
Dengan melakukan perubahan sosial terhadap individu, kelompok, komunitas, dan masyarakat sama artinya melakukan perubahan yang dilakukan terhadap keseluruhan masyarakat.
Hal tersebut juga berarti, perubahan dapat dimulai dari individunya yakni memenuhi kebutuhan sosialnya sehingga orang yang mengalami masalah social di tengah masyarakat akan tumbuh berkembang secara nyata dan mampu mengatasi masalahnya sendiri (to help them selves) dan juga mampu berfungsi sosial di tengah masyarakat.
Jember, 15 – 09 - 2021




0 Comments