Gombengsari Desa Wisata Berbasis Kebun Kopi

  


Gombengsari: Desa Wisata Berbasis Kebun Kopi, Kampoeng Kopi, Dan Peternakan Kambing Etawa

 Oleh: Purwowibowo

poerwowibowo@yahoo.co.id

 Abstract

This article describes the tourism potential of Gombengsari Village, Kalipuro District,Banyuwangi Regency. This sub-district has become a leading tourist destination, for local and foreign tourists by offering local potential as an object and tourist attraction. Among them, people's coffee gardens, coffee shops, a nd Etawa goat farms. By using a qualitative approach, data collection is in the form of information on the existence of a tourism village program carried out by the village government and the Gombengsari community. The informant is officials village and community members who are the actors of village tourism activities. In addition, analysis uses human ecology and green social welfare to explain the relationship between environmental condition - based tourism village programs with community activities and increased welfare. As a result, Gombengsari Village has become a tourist destination, potential and attractive based on natural environment and social activities that can attract local and foreign tourists. The arrival of tourists can accelerate economic activities and improve the social welfare for all communities.

Keywords:

Gombengsari Village, Tourism Village, Tourism Objects and Attractions, Destinations Attractive and Potential, Social Welfare

 Abstrak

Artikel ini menjelaskan tentang potensi wisata Kelurahan Gombengsari, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi. Kelurahan ini menjadi destinasi wisata unggulan, bagi wisatawan lokal maupun mancanegara dengan menawarkan potensi lokalnya sebagai objek dan daya tarik wisatanya. Diantaranya, kebun kopi rakyat, warung kopi, dan peternakan kambing etawa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, pengumpulan datanya berupa informasi keberadaan program desa wisata yang dilakukan pemerintah kelurahan dan masyarakat Gombengsari. Informannya, kerawat kelurahan dan anggota masyarakat yang menjadi pelaku kegiatan desa wisata. Analisisnya menggunakan ekologi manusia dan kesejahteraan sosial hijau untuk menjelaskan hubungan antara program desa wisata berbasis kondisi lingkungan dengan kegiatan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan. Hasilnya, kelurahan Gombengsari menjadi destinasi wisata, potensial dan atraktif berbasis alam lingkungan dan kegiatan sosial masyarakat sehingga dapat mendatangkan wisatawan lokal dan mancanegara. Kedatangan para wisatawan dapat mengakselerasi kegiatan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat.

 Kata kunci:

Kelurahan Gombengsari, Desa Wisata, Objek dan Daya Tarik Wisata, Destinasi Atraktif dan Potensial, Kesejahteraan Sosial

 Alamat fullpaper: 

https://jurnal.unej.ac.id/index.php/tourismjournal/article/view/22105

 

Post a Comment

0 Comments