TIGA KEPRIBADIAN MANUSIA


 

INTROVERT, EXTROVERT, DAN AMBIVERT

Oleh: Purwowibowo

  PENDAHULUAN

Pada umumnya manusia bisa dilihat dari fisiknya, misalnya tinggi badan, berat badan, rambut, bentuk wajah, mata, telinga, dan ciri-ciri fisik lainnya. Semuanya, dapat dilihat oleh orang lain, terutama kondisi fisiknya. Dilihat dari wajah, misalnya bisa berbentuk oval, cantik, gandeng, dan lainnya.

Sedangkan bisa juga manusia dilihat perilakunya, terkait dengan nilai agama, misalnya, orang taat yang disebut dengan sholeh atau sholekah. Jika dilihat dari nilai sosial-masyarakat, misalnya orang terpandang, orang sukses, berhasil, gagal, dan lain sebagainya.

Manusia dilihat dari sisi kondisi fisik terkait dengan kesehatannya, orang sakit dan sehat. Dari sisi kesejahteraan sosial, orang sejahtera dan orang menderita atau tidak sejahtera. Penjelasan mengenai manusia masih banyak sisi lain yang bisa dijelaskan.

  KEPRIBADIAN MANUSIA

Dari sisi psikologi, manusia yang mempunyai perilaku unik dan berbeda-beda dengan lainnya. Meskipun baru sedikit orang mengetahui dan mengenalnya, namun ciri kepribadian secara psikologis dapat dijelaskan menjadi 3 ciri, yakni orang yang mempunyai kepribadian introvert, extrovert, dan ambivert.

1.      INTROVERT

Introvert adalah ciri kepribadian seseorang yang pengaruh dalam dirinya sangat kuat. Orang dalam kelompok ini cenderung bersikap pendiam, menyukai ketengangan, suka menyendiri, lebih menghindari interaksi dengan orang lain.

Orang dengan kepribadian ini, biasanya berasal dari kelompok minoritas di suatu masyarakat tertentu. Selain itu, kepribadian introvert untuk memilih diam dalam menghadapi masalah sosial di lingkungan atau masalahnya sendiri. Tujuannya, agar tidak menganggu orang lain atau dirinya terganggu dengan orang lain.

Secara umum, seseorang yang mempunyai kepribadian introvert mempunyai ciri-ciri: (1) pendiam, (2) suka menyendiri, (3) bermalas-malasan secara sendiri, (4) teman sedikit yang berkualitas, (5) menghindari sesuatu yang  menyulitkan dirinya, misalnya mengikuti perkembangan teknologi informasi dengan malas, sehingga gagap teknologi (gaptek).

2.      EKSTROVERT

Selanjutnya, ada kepribadian yang disebut dengan extrovert dan bisa berlawanan dengan kepribadian introvert. Seorang dengan kepribadian extrovert mendapat energinya dari keberadaan orang lain dan lingkungan sekitarnya.

Orang dengan kepribadian ini lebih menyukai lingkungan sosial sekitarnya, yang dijadikan media untuk interaktif dengan dirinya. Lebih suka menyenangi aktivitas sosial, senang bergaul, dan senang mendapatkan hal baru dari interaksinya dengan orang lain. Sering bertanya kepada orang lain, terutama yang menjadi lingkungan sosial baru, untuk mendapatkan suatu yang dapat menambah pengetahuannya yang disampaikan orang lain.

Orang berkepribadian ini, ditunjukkan dengan senang berkelompok, tempat dia berinteraksi dan berkomunikasi. Tempat umum, warung kopi, dan sarana umum lainnya menjadi tempat idealnya. Dia tidak senang dengan kesendiriannya, tempat sepi, dan tempat lainnya orang-orang memperhatikan dirinya sendiri.

Selain itu, kepribadian ekstrovert ini ditandai dengan, mudah bergaul, percaya diri, menyukai tempat ramai, aktif, dan suka bertemu dengan banyak orang, terutama orang yang baru ditemuinya.

3.     AMBIVERT

Seseorang dengan kepribadian ini justru merupakan gabungan dari introvert dan ekstrovert. Jenis kepribadian ini, menunjukkan seseorang yang bisa luwes, karena bisa berada di mana-mana. Baik dalam kondisi yang sepi maupun ramai. Bahkan, dia lebih cepat menyesuaikan dengan lingkungan yang baru.

Seseorang yang mempunyai kepribadian imbivert, pandai menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan sosial di sekitarnya.

Selain itu, kepribadian ambivert cirinya adalah menjadi pendengar dan komunikator yang baik, memiliki empati tinggi terhadap orang disekitarnya, menjadi penengah atau penyeimbang pada situasi tertentu. Bisa juga, seorang yang mempunyai kepribadian ambivert ini, fleksibel, fokus terhadap aktivitas yang disukai, mampu mengkomunikasi perasaan dengan baik kepada orang lain.

Dengan 3 (tiga) jenis kepribadian yang secara umum, yakni introvert, ekstrovert, dan ambivert, yang telah dijelaskan di atas dapat digunakan untuk merefleksi atau memotret diri sendiri. Apakah diri kita termasuk, berkepribadian introvert, ekstrovert, atau ambivert.

Silahkan, instropeksi atau mengoreksi diri sendiri, jika saat ini, tergolong introvert, bisa memikirkan untuk menjadi ekstrovert, atau bisa juga ambivert. Dan menurut anda apa yang baik dan mampu diwujudkan dalam diri Anda dari ketiga kepribadian tersebut.

Jember, 2 – 09 – 2022

Purwowibowo

 

Post a Comment

0 Comments